Suicide Experiments Due to Unmet Love Needs in Jhumpa Lahiri's Hell-Heaven Story

  • Tomi Arianto Universitas Putera Batam
  • Ambalegin Ambalegin Universitas Putera Batam
Keywords: Hierarchy of need, Love and Belonging, Suicide, Hell-Heaven story

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji hipotesis tentang hirarki kebutuhan maslow terhadap kepribadiaan sosok Aparna sebagai karakter utama didalam cerita Hell-Heaven karya Jhumpa Lahiri. Maslow merumuskan 5 level hirarki kebutuhan yang dimiliki setiap orang yaitu; fisiologi, keamanan, Cinta dan keberadaan, Penghargaan, dan Aktualisasi diri. Kebutuhan Akan cinta berada pada level ketiga dari tingkatan tersebut. Teori ini menganggap bahwa keseluruhan dari seseorang terus menerus termotivasi oleh satu atau lebih kebutuhan dimana orang mempunyai potensi untuk tumbuh menuju kesehatan psikologis yaitu aktualisasi diri. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif serta analisis yang koheren, penelitian ini mencoba untuk menjawab dua variabel riset yaitu pengungkapan tentang ketakterpenuhan tokoh Aparna akan kebutuhan cinta  serta sebab dan akibat atas ketakterpenuhan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Teori Hirarki Kebutuhan Maslow juga bisa diterapkan untuk menganalisis kepribadian tokoh Aparna. Terbukti, ketika seseorang memiliki ketakterpenuhan dalam satu level tertentu maka ia akan termotivasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut sebelum memenuhi tingkat kebutuhan lain. Ketakterpenuhan tersebut juga bisa memicu sebuah penyakit yang disebut patologi bahkan sampai ke metapatologi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-05-15
How to Cite
Arianto, T., & Ambalegin, A. (2019). Suicide Experiments Due to Unmet Love Needs in Jhumpa Lahiri’s Hell-Heaven Story. IdeBahasa, 1(1), 41-50. Retrieved from http://jurnal.idebahasa.or.id/index.php/Idebahasa/article/view/3
Section
Jurnal Idebahasa Vol. 1 No. 1 JUNI 2019